SUMBER BAROKAH

Jika kita ingin mendefinisikan apa itu produktivitas dalam Islam, mungkin semuanya bisa terangkum dalam satu kata, “Barokah” atau Keberkahan. Mendapatkan hasil lebih dengan sumber atau modal sedikit, dapat berbuat banyak dalam waktu sempit, mampu menggerakkan sesuatu yang besar dengan sedikit usaha adalah suatu keberkahan dari Allah Subhaanahu wa ta’ala.

Belakangan ini, Barokah seolah menjadi harta karun yang hilang. Semua orang berlomba-lomba mencarinya, tapi tak seorang pun menemukannya! Kita selalu mendengar betapa orang mengeluhkan tak ada keberkahan dalam waktu mereka, tak ada keberkahan dalam tidur mereka, tak ada keberkahan dalam harta dan uang mereka, dan seterusnya.

Dalam artikel ini, kita akan bersama-sama mengupas misteri ini, kita akan mencari tahu apa itu Barokah dan di mana kita dapat menemukannya.

APA ITU BARAKAH?

Seorang da’i terkemuka menjelaskannya sebagai berikut :
“Barokah adalah hadirnya kebaikan Ilahi dalam suatu hal atau urusan. Jika ditemukan dalam keadaan sedikit, Barakah akan menambahkan jumlahnya. Barakah juga akan memberi manfaat lebih padanya. Dan yang terbaik dari Barakah akan didapatkan dengan menggunakan Barakah tersebut dalam ketaatan kepada Allah Subhaanahu Wa Ta’ala.

SUMBER-SUMBER BARAKAH

Saya sangat yakin bahwa Barakah atau Keberkahan sebenarnya bukanlah harta karun yang hilang, melainkan sesuatu yang sangat jelas terlihat di depan mata kita! Harta Karun ini hanya tersedia dan siap diberikan kepada mereka yang bekerja untuk mendapatkannya. Beberapa sumber keberkahan akan saya paparkan dalam artikel ini.

1. Niat yang Baik

Jika kalian ingin mendapatkan keberkahan dalam suatu perkara, landasi perbuatan tersebut dengan niat yang baik. Lebih spesifik, pastikan bahwa segala sesuatu yang kalian kerjakan dilakukan semata-mata karena Allah Subhaanahu Wa Ta’ala. Dengan melihat kembali definisi Barokah, dapat kita simpulkan bahwa tanpa melandasi setiap hal atau pekerjaan dengan niat karena Allah Subhaanahu Wa Ta’ala, maka “Kebaikan Ilahi” tak akan mungkin didapatkan dalam pekerjaan kita.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena (ingin mendapatkan keridhaan) Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada (keridhaan) Allah dan Rasul-Nya. Dan siapa yang hijrahnya karena dunia yang dikehendakinya atau karena wanita yang ingin dinikahinya maka hijrahnya (akan bernilai sebagaimana) yang dia niatkan”. (HR. Bukhari, Jami’ush Shahih, no. 45, 163; Muslim, Jami’ush Shahih, no. 1907)

2. Taqwa dan Iman Kepada Allah

Allah berfirman dalam Surah Al-A’raf ayat 96 : “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi,…” dan dalam Surah Ath-Thalaq ayat 2-3 : “Barangsiapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya dan memberinya rizki dari arah yang tidak disangka-sangka.”

3. Tawakal kepada Allah
Allah berfirman dalam Al-Qur’an : “Dan barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusanNya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu.” (Ath-Thalaq ayat 3)

Rasulullaah Muhammad Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam bersabda : “Sekiranya kalian benar-benar bertawakal kepada Allah swt. dengan tawakal yang sebenar-benarnya, sungguh kalian akan diberi rezeki (oleh Allah Subhaanahu wa Ta’ala) sebagaimana seekor burung diberi rezeki; ia pergi pagi hari dalam keadaan lapar, dan pulang di sore hari dalam keadaan kenyang.” (HR. Ahmad, Turmudzi dan Ibnu Majah)

4. Membaca Al-Qur’an

Al-Qur’an adalah mata air keberkahan! Tapi jarang sekali kita ‘minum’ daripadanya. Kata Allah dalam Al-Qur’an : “Dan ini (Al-Qur’an) adalah kitab yang telah Kami turunkan yang diberkahi; membenarkan kitab-kitab yang (diturunkan) sebelumnya…” (Al-An’am ayat 92)

Jadi, bacalah Al-Qur’an, dan rasakan nikmatnya keberkahan masuk dalam hidup kalian! Semakin jauh dari Al-Qur’an, semakin jauh pula hidup kita dari keberkahan.

5. Mengucapkan Basmalah

Ketika kalian mengucapkan basmalah sebelum melakukan setiap pekerjaan, sesungguhnya kalian sedang menyertakan Asma Allah dalam pekerjaan itu, tak hanya akan diberkahi, syaitan pun tak bisa turut serta dalam pekerjaan tersebut.

Jadi, biasakan untuk mengucap basmalah sebelum memulai setiap kegiatan. Seringkali kita lupa mengucapkannya, atau terkadang karena terlalu terbiasa mengucapkannya kita bahkan lupa apakah sudah mengucapkannya atau belum. Maka, penting untuk mengucapkan basmalah dengan kesadaran dan pemahaman penuh sebelum melakukan aktivitas.

6. Makan Bersama

Setiap orang yang miliki pengalaman mengundang tamu ke rumahnya, pasti tahu tentang ini. Seberapa ‘sedikit’ pun makanan yang disuguhkan, selalu lebih dari cukup! Bukan berarti kita cukup menyajikan makanan ala kadarnya kepada setiap tamu yang berkunjung ke rumah kita, kita tetap harus menjamu tamu dengan hidangan terbaik yang kita punya.

Poin penting dalam hal ini adalah keberkahan yang didapat ketika makan bersama-sama, seperti yang sudah dijelaskan Rasulullaah Shalallaahu ‘alaihi wasallam dalam hadits berikut : “Makanlah bersama-sama, untuk Barakah dalam Jama’ah (bersama-sama) … “ dan dalam hadits lain : Barangsiapa memiliki cukup makanan untuk dua orang, harus mengambil yang ketiga, dan siapa pun yang memiliki cukup makanan untuk empat orang, harus mengambil seperlima atau seperenam (atau mengatakan sesuatu yang serupa) ”(Bukhari, Volume 4. Buku 56. Nomor 781)

7. Jujur dalam Perdagangan

Yang satu ini khusus untuk para pegiat bisnis di luar sana. Jangan berpikir bahwa berbohong dan menipu dalam perdagangan akan menguntungkan bisnis kita. Bahkan sebaliknya, hal tersebut malah akan menghilangkan Barokah nya. Dalam sebuah hadits Rasulullaah bersabda : “Para pembeli dan penjual memiliki pilihan untuk membatalkan atau menyetujui tawar-menawar sampai mereka berpisah, dan jika mereka berbicara kebenaran dan menjelaskan cacat barang, maka mereka akan diberkahi di dalam tawar-menawar mereka, dan jika mereka berbohong dan menyembunyikan kebenaran, tawar-menawar mereka akan Barakah dari Allah” (Bukhari, Volume 3, Buku 34, Nomor 293)

8. Do’a

Mintalah Keberkahan kepada Allah! Jika kita mencermati do’a-do’a yang sering diucapkan oleh Rasulullaah Shalallaahu ‘alaihi Wasallam, banyak diantaranya yang ditujukan untuk meminta Barokah. Kita biasa mengucapkan “ Semoga Allah memberkahimu”. Itu juga salah satu sumber Barokah! Ketika berkunjung atau diundang ke rumah seseorang, kita juga dianjurkan untuk mendoakan tuan rumah dengan doa berikut : “Ya Allah, berkahilah mereka atas apa yang telah Kau berikan pada mereka, ampuni dan kasihanilah mereka”

9. Harta yang Halal

Rasulullaah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam berkata : “Wahai Manusia, sesungguhnya Allah itu baik dan hanya menerima yang baik-baik” (Ulama berpendapat perkataan ini berkaitan dengan pentingnya harta yang halal)

Seorang ulama juga berkata, seseorang yang memakan yang haram, suka atau tidak tubuhnya akan mendurhakai Allah, sedangkan orang yang hanya mencari dan memakan harta yang halal, tubuhnya juga akan dicondongkan untuk berbuat kebaikan.

Konsep inilah yang seharusnya jadi perhatian, bahwa tubuh yang diberkahi dan diizinkan untuk berbuat kebaikan adalah merupakan sebenar-benarnya Barakah yang harus kita cari.

Ada sebuah kisah tentang seorang kakek yang bisa melompati jarak yang bahkan tak bisa dilompati oleh pemuda-pemuda yang gagah perkasa. Ketika ditanya apa sebabnya, kakek itu menjawab, “Ini karena anggota tubuh saya, saya melindungi mereka dari perbuatan dosa ketika muda, maka Allah menjaganya tetap baik ketika saya sudah tua”

diterjemahkan dengan bebas disertai sedikit tambahan dari http://productivemuslim.com/18-sources-of-barakah/ oleh salah seorang siswa SMA. Semoga Allah membalas jasanya