Gambar

Direktur Observatorium Bosscha, Hakim L Malasan, menegaskan bahwa gempa bumi 6,1 pada Skala Richter di wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (4/6/2012), sekitar pukul 18.18 WIB, tidak berkaitan dengan gerhana bulan malam ini.

“Gempa yang terjadi di Sukabumi tadi tidak ada kaitannya dengan gerhana bulan malam ini,” kata Hakim, saat dihubungi melalui telepon.

Karena itu, pihaknya mengimbau agar warga tidak usah panik dengan dua fenomena alam tersebut.

Gempa berkekuatan 6,1 SR yang terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (4/6), sekitar pukul 18.18 WIB, getarannya juga terasa hingga ke wilayah Bandung.

Berdasarkan data gempa bumi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, sumber gempa berlokasi di 7,99 derajat Lintang Selatan dan 106,19 derajat Bujur Timur atau berada pada 121 kilometer barat daya Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dengan kedalaman pusat gempa 24 kilometer.

“Ya benar, tadi sekitar pukul 18.18 terjadi gempa bumi,” kata peneliti BMKG, Dedi Septiadi.

Salah seorang warga Bandung, Abdullah (40), mengaku dirinya sempat panik saat merasakan guncangan gempa bumi tersebut.

“Saya lagi di lantai dua kantor, tapi tiba-tiba saja meja kantor terasa bergerak. Saya lihat lampu juga bergerak. Akhirnya saya putuskan untuk ke bawah dan ke luar kantor. Getarannya saya rasakan kurang dari semenit,” kata dia lagi.

Getaran gempa juga dirasakan warga Cianjur, mengakibatkan ratusan orang berhamburan keluar dari pusat perbelanjaan di Cianjur Supermall, Jawa Barat, ketika mereka merasakan guncangan gempa bumi yang berpusat di 121 kilometer barat daya Kabupaten Sukabumi ini.

Kepanikan warga sempat terlihat di beberapa tempat umum, seperti Rumah Sakit Umum Daerah Cianjur, areal perkantoran Pemkab Cianjur, dan beberapa pusat perbelanjaan setempat lainnya. (Fat/An)