Musim ini, Manchester United gagal meraih gelar juara Liga Primer yang jatuh ke tangan Manchester City. Lantas, apa yang dibutuhkan agar MU kembali juara?

Meski sama-sama mengoleksi 89 poin, MU harus rela kehilangan trofi Liga Primer yang mereka rebut musim lalu jatuh ke pelukan tim sekotanya, City. ‘Setan Merah’ kalah dalam urusan produktifitas gol. Alhasil, Ryan Giggs dan kawan-kawan tidak meraih satu pun trofi musim ini.

Ada beberapa syarat agar peraih treble winners tahun 1999 itu bisa menjadi juara lagi. Syarat tersebut diucapkan oleh David May, salah satu pemain yang ikut merasakan treble winners tahun 1999, ketika berkunjung ke Jakarta.

“Apa yang dibutuhkan untuk menjadi juara? Sudah pasti keberuntungan. Musim ini, banyak pemain MU yang cedera. Bahkan, Vidic dan Fletcher hampir satu musim absen,” ujar May usai pertandingan EPL Masters Indonesia Cup di Istora Senayan, Minggu (27/5/2012).

“MU harus segera memulihkan kondisi fisik Vidic dan Fletcher karena pertandingan dalam satu musim sangat padat. Mereka membutuhkan semua pemain yang ada dalanm kondisi fit. Selain itu, mereka butuh tiga pemain baru,” lanjutnya.

“Seperti kita ketahui bahwa Berbatov hampir dipastikan hengkang sedangkan Owen sudah dilepas. Harus segera mencari pengganti mereka dan satu pemain di lini tengah,” tukasnya.

Saat ini MU memang tengah gencar mengincar dua pemain, yakni Eden Hazard (Lille) dan Shinji Kagawa (Borussia Dortmund.

May berkunjung ke Jakarta untuk mengikuti turnamen EPL Masters Indonesia Cup yang diikuti oleh EPL All-Stars Masters, Manchester United Masters, Liverpool Masters dan Indonesia Masters. Keluar sebagai pemenang adalah EPL All-Stars Masters. Turnamen ini diikuti oleh para legenda sepak bola, seperti Ray Parlour (Arsenal), Faustino Asprilla (Newcastle United), Jesper Blomqvist (MU), John Barnes (Liverpool), Robbie Fowler (Liverpool) dan beberapa nama lainnya.